RATUSAN ORANG IKUTI JELAJAH ALAM KAWASAN TAHURA

Di Post Admin November,08,2018


Hari Minggu tanggal 4 November 2018 bertempat di kawasan Tahura Bunder berlangsung kegiatan sepeda jelajah alam. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Dinas Pariwisata Pemda DIY, Dinas Pariwisata Pemkab Gunungkidul, dan Balai Pengelolaan Taman Hutan Raya Bunder.


Kegiatan sepeda jelajah alam di kawasan Tahura Bunder dimulai pada pukul 07.00 dan diakhiri pukul 13.00 WIB. Diikuti oleh kurang lebih 300 peserta, dan menempuh jalur sepanjang 16 KM. Kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan hidup sehat dengan bersepeda dan mengangkat keberadaan Tahura Bunder sebagai hutan konservasi yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang pariwisata dan rekreasi.


Kepala Dinas Pariwisata Pemda DIY, Ir. Aris Riyanta, M.Si sebagaimana dikutip oleh Tribun Jogja mengatakan, Tahura merupakan tempat yang cocok untuk kegiatan jelajah alam, dengan lokasi yang cukup strategis terletak di jalan utama Wonosari-Yogyakarta. Gunungkidul banyak memiliki jenis potensi wisata, terbanyak memang pantai. Tetapi masih banyak potensi lain di Gunungkidul seperti perbukitan, wisata goa, dan Tahura bisa menjadi alternatif wisata.


Senada dengan Kepala Dinas Pariwisata Pemda DIY, Ir. Niken Aryati, MP selaku Kepala Balai Pengelolaan Tahura Bunder juga menyatakan bahwa Tahura dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan wisata minat khusus, seperti pengamatan burung, bersepeda lintas alam, camping, outbond di hutan, trekking, dan kegiatan luar ruang lainnya.


Tahura Bunder memiliki kawasan seluas 634,1 Hektar. Dengan kawasan seluas ini, Tahura Bunder memiliki fasillitas yang cukup memadai untuk kegiatan luar ruang. Beberapa titik dapat digunakan untuk pengamatan burung di pagi hari, utamanya di area canopy trail dan rumah pohon. Selain itu, jalan trekking menyusuri kawasan hutan telah dibuat sepanjang 5 km. Jalan trekking ini juga dapat dimanfaatkan untuk aktifitas sepeda santai, sedangkan untuk sepeda gunung atau down hill akan dikembangkan jalur khusus yang lebih menantang.


Kegiatan camping di Tahura Bunder sebagaimana telah banyak dilakukan juga memiliki fasilitas dasar yang mencukupi, seperti camping ground, kamar mandi, pendopo, sound system, air PDAM, listrik kapasitas besar, dan lampu penerangan. Pengunjung juga dapat bekerja sama dengan kelompok masyarakat terkait penyediaan tenda, sleeping bag, dan peralatan berkemah lainnya. Demikian pula untuk kegiatan outbond, pengunjung dapat langsung menghubungi personil kelompok masyarakat yang ada di Tahura Bunder.


Berbagai kegiatan wisata minat khusus di Tahura Bunder ini diharapkan tidak hanya mempromosikan Tahura, tetapi dapat menumbuhkan rasa memiliki masyarakat Jogja terhadap kawasan konservasi di daerahnya. Tumbuhnya rasa memiliki dan kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dari kelestarian dan kemajuan pengelolaan kawasan konservasi, utamanya Taman Hutan Raya Bunder.


Noor Padmonoadi, S.Hut

Pengendali Ekosistem Hutan

Balai Pengelolaan Taman Hutan Raya Bunder