Renstra Dinas Kehutanan dan Perkebunan 2017-2022

Di Post Admin March,25,2019



Kata Pengantar


Rencana Strategis (Renstra) Satuan Organisasi Perangkat Daerah merupakan dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yaitu tahun 2017-2022 dari SKPD, yang memuat tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, dan indikator kinerja yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah serta berpedoman pada RPJM Daerah dan bersifat indikatif.

Indikator yang ditetapkan secara keseluruhan merupakan Indikator Kinerja Utama yang digunakan untuk mengukur kinerja SKPD dalam melaksanakan pembangunan di bidang kehutanan dan perkebunan.

Dengan Renstra ini diharapkan dapat (1) memudahkan Dinas dan Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY dalam menyusun rencana kegiatan dan program tahunan secara terpadu, terarah dan terukur sesuai dengan kondisi riil; (2) menyediakan acuan resmi bagi Dinas dan Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY dalam menentukan prioritas program dan kegiatan tahunan Daerah yang dibiayai dari APBD; (3) memudahkan dalam memahami dan menilai visi. misi, tujuan, sasaran, arah kebijakan, strategi dan program-program operasional tahunan dalam rentang periode tahun 2017-2022 serta (4) sebagai tolok ukur bagi evaluasi dan penilaian kinerja Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah.

Disadari bahwa untuk mencapai target program dan kegiatan selama 5 (lima) tahun tidaklah mudah namun dengan tekad dan kerja keras dari para pemangku kepentingan kita optimis bahwa terget tersebut dapat dicapai. Kerjasama dari para pemangku kepentingan sangat dibutuhkan karena pembangunan kehutanan dan perkebunan merupakan masalah kompleks, hingga membutuhkan penanganan dari berbagai fungsi dan kebijakan. Akhirnya dengan menyadari kekurangan yang ada, kiranya sumbangan pikiran yang berupa saran dan masukan sangat kami harapkan agar dalam penyusunan RENSTRA ini dikemudian hari dapat terlaksana dengan lebih baik. Semoga RENSTRA ini dapat digunakan sebagai dasar bahan pertimbangan dalam menentukan kegiatan pembangunan kehutanan dan perkebunan pada tahun berikutnya.